Tampilkan postingan dengan label cerita nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita nyata. Tampilkan semua postingan

jual honda sonic new 125 rs cbu thailand plat D kotamadya biru kesayangan

19 November 2015

sudah lama nggak nongol, akhirnya saya nulis lagi untuk memasang iklan. motor yang sejak tahun 2010 sudah menjadi tunggangan satu-satunya akan saya jual. perjuangan untuk mendapat motor ini luar biasa. bolak-balik jakarta-bandung tiga kali ke tempat pemilik sebelumnya. iya, saya mendapatkan motor ini second hand dari orang jakarta. waktu mengambil dari jakarta pun saya kendarai ke bandung dengan bonus pipa knalpot dan ban baru. berdua saya membawanya bersama seorang teman. kehujanan, kecapaian, luar biasa.

lima tahun saya kendarai, rawat, dan sedikit oprek mesinnya. karena kondisi dari pemilik sebelumnya mesinnya kurang oke. semua sparepart yang sudah harus diganti, selalu saya ganti dengan sparepart pengganti yang direkomendasi oleh anak-anak club. saya tidak gabung dengan club, tetapi ada lah kontak beberapa anak-anak club sonic bandung. kebetulan saya rajin servis juga di bengkel langganan nya anak-anak club, yaitu bengkel papar, lokasinya di belakang lucky square, antapani. part yang sudah pernah diganti adalah: accu, karburator diganti dengan menggunakan karburator honda cs-1 original AHM, koil diganti dengan menggunakan koil original Yamaha YZ, kabel kopling dengan menggunakan kabel original Yamaha F1ZR, kabel speedo dengan kabel honda vario original AHM. jeroan mesin (laher-laher sudah pernah diganti dengan part-part original AHM)

jual wts honda sonic 125 rs super cbu thailand bandung
speedometer - km nya 73.000-an

motor honda sonic 125 rs super, cbu thailand, tahun perakitan 2005. warna biru. kebetulan memang warna favorit saya. plat nomor D, bandung timur, atas nama saya sendiri, habis STNK bulan desember tahun 2015. dan sayangnya saya kurang taat pajak, terahir saya bayar pajak. bukan apa-apa, waktu habis STNK nya itu di akhir bulan desember. biasanya akhir tahun itu sibuk banyak pekerjaan, tanggung, dan akhirnya kelewat waktunya. bulan berikutnya tanggung, sudah telat, nanti saja sekalian bayar tahun berikutnya. tapi sayangnya terulang lagi tidak bayar. jadi saya terakhir bayar..... pokoknya terlahir pajak hidup hingga tahun 2012. sangat tidak taat pajak yah, hehehee.....



wts jual honda sonic 125 rs super cbu thailand bandung
bpkb stnk atas nama saya sendiri
wts jual honda sonic 125 rs super cbu thailand bandung
faktur
jual wts honda sonic 125 rs super cbu thailand bandung
manual book dan lain-lain berbahasa thai
motor inilah yang membuat saya mengerti sedikit tentang detailing. punya hobi baru, detailing motor. sungguh, ini hobi yang sangat seru. memoles motor dengan kondisi sangat kusam hingga menjadi seperti motor baru - malah ada yang bilang, hasil detailing yang saya kerjakan melebihi dari motor baru. serius. mungkin karena produk dan mentor nya yang luar biasa. yang mengesalkan adalah, barang yang sudah saya rawat dengan cukup apik, baret nya oleh orang lain. huh! dipinjam oleh teman, lalu serempetan. dipinjam oleh teman, lalu baret. disimpan di parkiran, lalu tergores. huh! betul-betul... HUH!!!

wts jual honda sonic 125 rs super cbu thailand bandung
tampak kanan-belakang

wts jual honda sonic 125 rs super cbu thailand bandung
tampak kanan-depan

wts jual honda sonic 125 rs super cbu thailand bandung
tampak kiri-depan

wts jual honda sonic 125 rs super cbu thailand bandung
tampak kiri-belakang

langsung saja saya buka lapak nya...
dijual honda sonic 125 rs super, CBU thailand tahun perakitan 2005. km 73.000-an.
plat nomor D, bandung timur, samsat kiara condong, atas nama saya sendiri.
mesin normal; langsam, nggak nembak-nembak, rajin ganti oli dan servis.
Kelistrikan aman, nyala semua; lampu2, sein, klakson, starter, fan mesin.
kelengkapan: motor, kunci, bpkb, stnk, faktur, manual book original bahasa thailand.
minus: pajak bobo siang, body2 baret, gigi 1 pas lepas kopling agak gemeteran (gearbox nya)


wts jual honda sonic 125 rs super cbu thailand bandung
kolase sonic 125 rs super cbu thailand tahun 2005 plat D kotamadya

diutamakan COD bandung kota, karena jual barang sepeda motor seperti ini lebih oke kalau calon pembeli lihat barang, cek barang dan cek kelengkapan dulu. kalau mau kontak, tolong jangan lewat telepon. diutamakan sms ke nomor: o85enam247enam757enam (whatsapp dan line sudah terhubung ke nomor tersebut) kalau mau telepon boleh, tapi janjian dulu.

harganya saya tawarkan Rp.9.000.000,- kalau mau nego silahkan, tetapi tolong, saya juga tau harga. pastinya. coba silahkan cek harga pasaran barang seperti ini. harga sekian sudah saya perhitungkan termasuk minus mesin dan pajak. so, be nice, be wise.

iklan ini juga diposting di kaskus dan olx

Read more...

dibongkar paksa

05 Maret 2013

tanggal 6 februari yang lalu, tempat usaha saya terkena musibah. Butik Batik Pranandari, dibongkar paksa.

kira-kira begini kronologisnya..
 pagi itu, jadwal jaga di butik adalah nur nurmala, dan sri. cindy libur dan dyan jaga pameran di telkom. sekitar pukul

8.00 nur dan sri berangkat. sekitar pukul

8.45 nur menelepon ke rumah. sambil nangis-nangis dia bilang bahwa butik dibongkar. saya tanya, satpam yang sedang tugas disitu siapa, nur bilang tidak ada. padahal seharusnya ada satpam disitu. saya langsung mengirim 2 orang pegawai produksi (ende, tukang jahit dan endang, tukang bordir) untuk segera menyusul ke butik, paling tidak menemani nur dan sri.

sekitar pukul 9.00 saya berangkat ke butik.

sekitar pukul 9.30 saya tiba di butik, langsung masuk butik untuk melihat apa saja yang hilang, dan sedikit mendokumentasi.
kira kira begini kondisinya: rolling door setengah terbuka, pintu terbuka. di pintu dan laci banyak bekas-bekas congkelan. semua baju di gantungan ludes. gantungan yang masih utuh adalah gantungan bahan. mungkin ribet ngambil nya. baju, bahan, mukena di lemari habis. satu set komputer hilang. laci yang isinya uang cash, dan alat2 operasional yang kecil2, sudah menganga, dalamnya acak2an.



saya pergi ke belakang, ke kantor pengelola gedung, karena butik saya statusnya menyewa, bukan milik sendiri.
saya mau ke bapak adm, kepala pengelola gedung disitu. pak adm sedang rapat ke luar katanya, kemana, entah, saya lupa. ada bu nani dan pa asep bagian sarana prasarana yang saya kenal disitu.
saya langsung kembali ke butik, menemui nur, memberitaunya bahwa saya mau ke kantor polisi.
kantor polisi terdekat adalah polsek bandung tengah (jl a. yani) dari situ direkomendasikan ke polsek bawet (bandung wetan) karena wilayah hukum bandung wetan.

saya kembali ke butik untuk mengisikan pulsa telepon nur, siapatau ketika saya ke polsek bawet ada perkembangan.
tepat ketika akan berangkat, bu nani mencegah, katanya dari pihak yayasan (pengamanan) akan kemari, jadi tunggu saja. saya pikir buat apa menunggu, kalaupun mereka (dari yayasan) datang juga pasti ujung2nya ke polisi juga.
saya bilang bu nani, kalo nunggu orang yayasan, saya ga ngapa2in dong... tapi bu nani semacam memaksa, menurut beliau jalur nya seperti itu, yayasan harus bertanggung jawab, dan dari pihak yayasan sudah konfirmasi akan hadir.

oke, saya tunggu...

 sekitar setengah jam, datang pak agus dari yayasan, katanya beliau adalah koordinator lapangan.
beliau masuk ke dalam tkp dan melihat2, sambil bertanya, apakah sudah pernah disentuh? saya bilang belum. terus saya tanya, apa yang bisa kita lakukan.
beliau menelepon ketua yayasan, katanya, dan katanya, menurut ketua yayasan, terserah yang punya toko aja, dikoordinasikan saja.

lah pak, daritadi saya udah pengen ke kantor polisi. kata bu nani disuruh nunggu bapak. kalo bapak datang dan ujung2ya saya tetep ke kantor polisi mah ngapain nungguin bapak yah.

ya sudah saya ke kantor polisi. dua motor dengan pak agus. ketemu piket reserse. setelah ngobrol2, saya balik lagi ke butik. petugas piket reserse pada nyusul nanti katanya.

sesampainya saya di butik sudah ada pak angga, satpam yang harusnya jaga mulai jam 9. dia baru datang jam 10.30an. tidak berapa lama kemudian, tiga orang piket reserse datang ke butik. dan mereka bilang akan panggil tim iden (tifikasi)

sambil menunggu tim iden, saya balik ke kantor polisi untuk buat surat laporan kehilangan dan buat bap (berita acara, "p" nya apa yah, pemeriksaan?)

sekitar pukul 13.00 saya kembali ke butik. tim iden belum datang. saya makan di rumah makan sebelah.

sekitar pukul 13.30 saya kembali kebutik. tim iden sudah datang. mobilnya INAFIS. indonesian csi lah pokonya. keren. di dalam ada 3 orang dari tim iden, 2 orang yang sedang menabur bubuk2 hitam untuk mencari jejak sidik jari, seorang lagi sedang merokok2 sambil mengamati.
ada juga pak purnama, satpam yang harusnya jaga pada saat kejadian. kasian, mukanya tegang sekali... mungkin bayangan dia saat itu dia akan langsung diberhentikan oleh yayasan. MUNGKIN.



setelah tim iden selesai mewawancara sedikit, mereka pergi, dan katanya boleh saya beres-beres. selain beberes isi butik yang dirusak oleh penjahat, nyapu ngepel, juga membereskan sisa-sisa bubuk hitam dari tim iden.
 

maka saya beres2. dan yang saya cek pertama adalah laci. ternyata uang cash hilang, handphone operasional, kamera pocket jadul, alat pengharum ruangan otomatis murahan. untungnya sebagian besar barang pesanan orang (jahitan) yang disimpan di laci lemari masih ada. mungkin sama seperti bahan yang digantung, ribet ngambilnya. untungnya satu lagi, uang cash yang ada di laci tidak terlalu banyak.
saya beberes, dan baru pulang sekitar jam 8 malam.


sebenernya beberesnya cuman sampai magrib, tapi ada teman yang datang, dan lain2...

terimakasi untuk nova, ikie, wawan, lani, yang udah mampir waktu hari h.

sekarang kami sudah mulai operasional seperti biasa. dengan kondisi barang yang dipajang adalah barang yang ketika kejadian sedang dibawa ke pameran di telkom. rolling door diganti teralis. komputer, yah diakalin aja deh. data-data di komputer yang belum di back up tidak bisa diselamatkan, hanya  file yang pernah dikirim via email yang bisa diselamatkan. file-file model baju bisa diselamatkan lewat foto yang sudah dicetak sebagian.

semuanya, mohon dukungan dan doa nya. terimakasi sebelumnya.

Read more...

kartu flash warna pink

15 Juni 2012


kemarin, hari kamis, saya datang ke bca dago. sebenernya saya hanya akan mengganti kartu atm (yang benar adalah kartu debit - kata seorang pegawai bank) karena kartu atm saya tidak bisa beroperasi di mesin non tunai. sudah agak kotor pita magnetiknya.

masuk dari pintu depan, disambut satpam dan metal detector nya. kemudian saya langsung menuju ke atas, ke lantai 2, disambut satpam lagi, dan ditanya dengan SOP yang sangat standar,
"ada yang bisa saya bantu?"
lalu saya menyampaikan bahwa saya datang kesana untuk mengganti kartu atm, lalu satpam bertanya lagi,
"bawa ktp? bawa buku tabungannya?"

nah disitulah masalah saya saat itu.. buku tabungan saya hilang.
setelah saya menceritakan kepada satpam, satpam menceritakan pada entah siapa, wanita berseragam yang entah apa posisinya, akhirnya memperbolehkan saya mengurus buku tabungan sekaligus kartu atm nya.

ok, saya mendapatkan nomor antrian no.20. dan segera saya dipanggil menuju meja customer service, dan cs yang melayani saya mempersilahkan saya duduk, dan memperkenalkan diri, namanya annisa, dan menanyakan nama saya, nama saya mugni.

saya ceritakan urusan saya kepadanya, dia minta kartu atm dan ktp saya, saya serahkan, lalu diproseslah buku tabungan dan kartu atm sy untuk dibuatkan yang baru.
bla-bla-bla...
tandatangan beberapa kali..
menekan pin pada mesin edc beberapa kali..
tandatangan lagi..
menekan pin lagi..

setelah prosesnya hampir selesai.. seperti biasa, cs berusaha menawarkan produk-produk mereka. kadang pinjaman, kadang asuransi.. dan kali ini menawarkan flash.
flash adalah uang dalam bentuk kartu.
entahlah, saya bukan marketing bca.

dan sayangnya, cs yang bernama annisa ini menawarkan flash bergambar kartun lucu berwarna pink. entah itu hello kitty atau apa lah.
"pak mugni sudah tau flash? ini ada flash, mungkin buat anaknya"

anak siapa, anak kucing? saya pikir.
saya bilang,
"wah kebetulan saya belum punya anak"

dan dengan malu-malu dia meminta maaf dan berusaha menebus kesalahannya dengan cara membuat kesalahan selanjutnya,
"kalau gitu mungkin buat istrinya"

istri siapa? istri pak rt? benak saya.
saya bilang,
"waduh, kebetulan saya juga belum nikah"

makin canggung dia, sambil melihat ktp saya yang masih ada padanya, memastikan bahwa status saya memang belum menikah, sepertinya, lalu kembali berusaha menebus kesalahan keduanya, lagi-lagi dengan membuat kesalahan.
"kalau gitu mungkin buat pacarnya, pak"

saya pikir, situ mau jadi pacar saya? ntar saya bikinin flash. haha! kebetulan annisa ini lumayan lucu lah. bukan lucu seperti sule ovj, tetapi imut-imut.
sudahlah ya, nggak penting, nggak akan ketemu lagi juga.
saya bilang,
"wah, ini mah sengaja nyindir yah.. saya kan belum punya pacar juga"

makin lah dia canggung..
tertunduk malu, semacam merasa berdosa, tetapi sop nya mewajibkan dia tetap tersenyum ramah kepada pelanggan. haha!
untungnya saya "BUKAN anjing galak" disitu. sedang tidak berperan sebagai "anjing galak" tepatnya. hehehe...

akhirnya semua tawarannya berhasil saya tolak, kartu atm baru sudah jadi, buku tabungan sudah diganti, beres.
dia menawarkan apalagi yang bisa dibantu, saya katakan cukup.
dia sekali lagi meminta maaf, saya sambil bercanda bilang, dimaafkan, jangan sekali-kali lagi.

tamat.

Read more...

mental dulu, fisik mengikuti

04 Juni 2012

beberapa bulan terakhir saya menjadi anggota gym yang berlokasi di salah satu hotel di kawasan dago (nggak mau nyebut merk) :)
tadi malam, saya selesai latihan sekitar jam 9.30 malam, dan ternyata di beranda sedang ada perbincangan antara trainer, marketing dan office boy di situ. si trainer, U, bercerita tentang bagaimana dia bisa "terjebak" menjadi trainer disitu.

berbagai cemilan sejak kenal fitness
cerita dimulai dengan seseorang yang bernama G mantan atlit binaraga yang menjadi trainer di gym di daerah cikutra.
G ini pernah sesumbar,
"tau si anu, yang jadi trainer di gym anu? tau si ini, yang jadi trainer di gym ini? tau si itu, yang jadi juara suatu bela diri se jabar? mereka semua saya yang mungut dari kehidupan mereka sebelumnya."

saya tertarik dengan cerita itu, maka saya ikut bergabung dengan mereka membicarakan hal tersebut.
ternyata si ini, si anu, si si itu, dipungut oleh G dari pasar, sebagai kuli angkut, dan dididik di gym nya.

pembicaraan berlanjut dengan U bercerita bahwa dia sendiri dulunya setelah lulus sma hanya bekerja sebagai tukang parkir dan kuli bangunan, kemudian diajak oleh si G ini untuk bekerja di gym nya.

terus apa seru nya?
seru nya adalah bagaimana G melatih si U dan semua anak didik nya.

awalnya setelah direkrut, si U hanya dikasih sapu dan pel, hanya untuk beberes setiap malamnya. dia sempat berpikir,
"lalu apa untungnya saya pindah dari tukang parkir jadi tukang nyapu ngepel?"

tapi kemudian, selama sebulan, G menambah "porsi kerjaan" si U dengan cara sengaja membuat beban-beban, dumbell dan barbel berantakan hanya untuk kemudian dibereskan oleh si U.

setelah sebulan berlalu, mulai lah U dilatih mengangkat beban yang benar. dan semuanya tidak mudah.
maksudnya, selama latihan, G selalu berbicara dalam bahasa sunda kasar.
misal, ketika si U melakukan triceps extension, G bilang
"ai sia teh keur naon, keur gagaro panu!?"

ketika si U melakukan concentration curl, G mengomentari
"sia teh keur nyair impun?"
(sia adalah "kamu" dalam bahasa sunda yang sangat kasar)

belum lagi makian seperti anjing, goblog, tidak pernah kelewat diucapkan oleh G.
dan ketika member-member di gym tersebut melihat U diperlakukan seperti itu, mereka hanya tersenyum kecil, dan kadang memberi semangat "nyantai, saya juga dulu digituin"

tapi jangan salah, di luar waktu latihan, di luar jam dinas, G berubah jadi pribadi yang berbeda.
omongannya sopan, someah (istilah di bahasa sunda yang mungkin bisa diterjemahkan sebagai ramah)
sering kali G mengajak U main ke rumahnya,
"sok atuh ameng ka bumi"
dan ketika di rumahnya dengan sopan menawari makan
"sok tuang heula"

U lalu berpendapat, menurutnya, kita tuh memang sudah seharusnya, loh, dikasih pelatih yang kaya gitu, apalagi untuk di dunia fitnes, body building seperti ini. mental dulu, baru fisik. kalo mentalnya udah bagus, angkatannya bisa bagus, hasilnya ngikutin.
"coba mun urang baheula pundungan, geus moal jadi trainer didieu. keur markiran we atau keur ngaduk semen meureun"

itu keren banget menurut saya. seseorang yang mungkin kalo kebanyakan dari teman-teman saya bakal bilang "bukan siapa-siapa" pada awalnya (tukang parkir, kuli bangunan) bisa jadi personal trainer di gym hotel. kuli angkut di pasar bisa jadi trainer di gym besar di bandung, bisa jadi juara bela diri jawa barat.
semuanya karena gemblengan fisik dan mental yang luar biasa dari seorang G.

seorang G yang menurut U akan membuat gym baru yang akan merekrut orang-orang kecil untuk diprospek menjadi orang besar. "saya mah bakal nyari kuli angkut, tukang becak, supir angkot, untuk dilatih disini. kalo orang-orang yang udah punya dasar mah ngga akan saya terima"

thx U, ceritanya semalam sangat inspiratif. ;)

Read more...

Honda Sonic 125 RS "vs" Suzuki Satria FU 150

15 April 2011

Sebenernya saya bukan mau menandingkan dua motor ini, karena bagaimanapun juga Honda Sonic 125 RS (selanjutnya disebut Sonic) dan Suzuki Satria FU (selanjutnya disebut FU) berbeda kelas. Body mungkin lah mirip, karena sama-sama tipe ayam jago. Tetapi lihat mesinnya, Sonic mesinnya SOHC 125 cc (liquid cooling system) sedangkan FU DOHC 150 cc (oil cooling system). Tidak usahlah kita lanjutkan pembahasan mesin, ukuran venturi, lalu efeknya ke performa dan segala macamnya. Jangan juga menganggap notes ini sebagai pemancing "kerusuhan" antara pengguna Sonic dan FU. Saya menghormati sesama pengguna motor, apapun itu motornya. Dari motor jepang, sampai motor cina, dari motor bebek, sampai motor besar, asalkan penggunanya sopan dalam berlalu-lintas. :D

Yang ingin saya ceritakan adalah... Foto profil saya (Honda Sonic 125 RS) yang saya gunakan di facebook dan Yahoo! Messenger, baru-baru ini dipake seseorang untuk posting di page nya Suzuki Satria FU 150 dengan postingan: "mas bro semua,, rupanya honda belum mati,, n gak tau kenapa, ane malah mau nyoba ni motor, walaupun ni motor pesaing sejati FU..." Hahahahaha.... Yeah, hdup sonic! dalam hati saya.


Jadi begini ceritanya, semalam saya mendapatkan friend request dari seseorang, dan saya merasa tidak mengenal orang itu, dan ketika saya lihat profilnya, dari handphone, tidak ada mutual friend. Siapakah orang ini? Ah, entahlah... Saya pikir, besok aja saya lihat lagi profilnya. Baru saya lihat lagi profilnya dengan laptop saya keesokan harinya, ya barusan ini. Ketika saya confirm friend requestnya, saya lihat wallnya, kagetlah kenapa ada foto profil saya disitu, ternyata setelah saya perhatikan... Postingan itu di-like oleh 4 orang dan... Ah sudahlah, silakan kalian sendiri saja yang perhatikan. Berikut link-nya: klik disini

Seseorang itu adalah Aidri Satria Claser. Entah kalau dia sudah memiliki Sonic, apakah namanya akan diganti menjadi Aidri Sonic Claser. Hehehe... Kalau diganti, janganlah lupa kau bikin bubur merah-bubur putih, wahai Aidri. Hehehe...

Salam kenal untuk Aidri.

*Postingan ini diupload juga di facebook di sini *

Update November 2015:
Akhirnya motor yang sudah saya tunggangi 5 tahun ini akan saya jual. link nya di sini

Read more...

apes

14 Januari 2011

apes. luar biasa apes. sedang enak-enak baca komik di atas pohon sambil menikmati semilir angin, tiba-tiba jatuh, tertimpa tangga, tertabrak mobil, lalu luka-lukanya tersiram cuka.
sudah, cukup analoginya.

sebelumnya perlu dijelaskan dulu, bahwa sekarang sudah tidak akan ada lagi cerita-cerita tentang si mersi, motor honda supra fit (2006) biru bernomor polisi d 5903 em, karena dia sudah saya lepas. sekarang motor pegangan saya adalah honda new sonic (2005) biru bernomor polisi d 5732 lm. saya beli bekas. tidak penting lah, yang penting kondisinya masih cukup mulus untuk motor tahun 2005 (bulan 12) dan mesin pun masih orisinil.


oya, sampai sekarang motor ini belum punya nama yang fix. saya ingin menamainya dengan nama mobil sport atau mobil mewah, tetapi belum ada yang cocok. sempat terlintas lamborghini, ferrari, beeemer, tetapi sekali lagi, belum ada yang cocok. jadi sementara, saya panggil dia si neng.

sejak si neng saya pegang, saya sudah mendandaninya beberapa kali. pertama, setelah sampai di bandung, saya servis besar di bengkel papar di antapani. ganti plat kopling, ganti kabel gas yang putus, ganti pipa (leher) knalpot dengan pipa knalpot cacing, setel rem belakang yang berdecit, ganti ban depan-belakang, pasang handle kopling dan rem yang orisinil. oya, juga menyambungkan kabel kipas radiator dengan kontak. jadi sekarang, kalau mesin dikontak, kipas radiator langsung menyala.

setelah beres di papar, kemudian ada keluhan, ketika mesin panas, koplingnya bisa dibilang tidak berfungsi. "nggak ngegigit" kalau kata mekanik yang pegang si neng. oya, kali ini saya bawa si neng ke artnesa motor di jl. singaperbangsa. setelah dioprek, katanya plat koplingnya salah pasang, lalu dia mengganti per kopling dengan per kopling yamaha vixion, sekalian mengisikan coolant karena di tangki cadangannya sudah kosong.

setelah beres di artnesa, kemudian ternyata tarikannya sangat kurang. jauh dari bayangan saya selama ini. dari dua bengkel yang menangani si neng, analisa awalnya adalah karena knalpotnya kurang optimal. kemungkinan karena leher knalpotnya diganti dengan pipa knalpot cacing.

oke, datanglah saya ke kp16 di jl. moh. toha. saya perbaiki pipa knalpot orisinilnya yang sudah karatan dan bolong-bolong. setelah itu selesai, knalpot orisinil diperbaiki, ternyata tarikan masih juga kurang.
disinilah analisis dua bengkel berbeda.
papar bilang, masih keukeuh karena knalpot.
"dicoba saja pinjam knalpot orisinil punya anak basic, pasti ada tuh knalpot orisinil yang nggak kepake". basic adalah bandung sonic club. maksudnya adalah hanya untuk memastikan bahwa masalahnya ada pada knalpot.
sedangkan artnesa bilang, setelan karburatornya kurang pas, atau sekalian ganti saja karburatornya dengan karburator rx king.

oke, saya niatkan untuk memastikan bahwa masalahnya ada pada knalpot. berarti harus mencari pinjaman knalpot orisinil. tetapi setelah saya tanya sana-sini, sms beberapa orang anggota basic, bertanya di kaskus (thread serba serbi sonic 125 Rs), sepertinya tidak ada anggota basic yang knalpot orisinilnya bisa saya pinjam.

ya sudahlah "terpaksa" saya menuruti saran dari artnesa saja. saya ganti karburator dengan karburator rx king. sekalian ganti busi dengan busi tdr iridium. dan karena selang bensin dari tanki ke karburator kurang panjang, disambung dengan saringan bensin. dan karena mulut saringan udara dari karburator rx king ini lebih kecil dari karburator orisinil, maka sekotak saringan udara orisinil dilepas, diganti dengan saringan udara racing yang mulutnya pas dengan karburator rx king.
setelan pj/mj nya entahlah berapa, saya tidak terlalu paham, saya serahkanlah kepada mekaniknya. yang saya ingat, dia ganti spuyer sekali. hanya itu yang saya tau.

hasilnya memuaskan, tarikan jauh meningkat. yaah... walaupun masih ada kekurangan, seperti belekbek ketika ngebut lalu kopling ditekan maksimal. atau kabel gas yang kurang pas, sehingga ada jarak antara posisi langsam ke mulai narik gas. mungkin akan saya bawa lagi ke artnesa, untuk seting ulang. tapi tidak usah sekarang, karena saya sudah cukup puas dengan setingan ini.

sekarang adalah saatnya untuk mendandani secara fisik. setelah dari artnesa, saya sudah pernah sekali membongkar bodi si neng, lalu saya lap rangka dan mesinnya. tapi belum cukup. saya berniat untuk memoles bodi si neng, dan kalau bisa mesinnya juga. saya sudah beli sampo, saya sudah beli micro fiber baru, dan sedang mencari salon motor yang bagus di sekitar bandung, untuk mencari ilmu bagaimana caranya memoles yang baik dan benar.
saat ini saya sedang menjalin komunikasi dengan salon motor di jakarta, motor bridal, bertanya tentang produk pencuci dan pemoles motor yang bagus, lalu membandingkan harga retail di motor bridal dan di ace hardware.

kalau dilihat judulnya, apes, tidak ada hubungannya dengan tulisan saya di atas. karena memang bukan itu inti ceritanya. saya hanya ingin memperlihatkan betapa saya mengeluarkan banyak perhatian kepada si neng yang satu ini.

dua hari yang lalu, 12 januari 2011, ada kejadian yang sangat mengesalkan. kejadiannya di jl. tubagus ismail. saya sedang menyetir (lebih tepat sebenarnya menyetang) si neng. kecepatan wajar, tidak geber-geber, karena memang bukan jalan raya. saya ambil jalur kiri karena sedang tidak tergesa-gesa, sehingga kalau ada kendaraan yang ingin menyalip saya, tidak akan terhalangi oleh saya.
kemudian angkot yang sedang berhenti di pinggir jalan tiba-tiba membuka pintu supir (ke arah jalan) dan... JEDAK! GURUSUUK! gulitik-gulitik... maaf sound effect-nya menggunakan bahasa sunda.
saya berusaha menghindar, tetapi tidak berhasil. handle kopling si neng terkait pada pintu angkot (ini suaranya JEDAK) mengakibatkan si neng oleng ke kanan kemudian terseret sekitar 2 meter (ini suaranya GURUSUUK) dan saya terlempar ke kanan menjauhi si neng, lalu berguling (ini suaranya gulitik-gulitik).

saya sempat lemas sesaat, karena saya dipinggirkan dengan cara digotong oleh orang-orang yang ada di sekitar. setelah kesadaran kembali ke jalannya, saya langsung mengecek saku-saku jaket dan celana. setelah pasti semua barang lengkap, saya langsung berdiri. ternyata si neng sudah dituntun ke pinggir jalan oleh seseorang. (terima kasih a')
saya mendekati si neng, lalu memeriksa sambil memaki-maki. saya inginnya memaki si supir angkot yang ternyata ada di belakang saya, sambil menunduk-nunduk ikut melihat si neng.
beginilah kondisi si neng:
bensin dan coolant tumpah.
handle kopling ada coretan biru muda, pasti dari cat pintu angkot.
ujung handle rem keparut aspal.
bagian belakang kaca spion juga keparut aspal.
plat nomor polisi bengkok.
step kanan bengkok, ujungnya keparut sedikit.
knalpot bagian krom di ujung juga baret kena aspal.
ketika saya buka jok, dudukan aki goyang.

setelah jelas kerusakan si neng, baru saya memperhatikan badan saya sendiri:
tumit kiri lecet.
jaket bagian sikut kanan kotor.
celana jeans bagian paha kiri jahitannya sobek dan ada garis warna biru, pasti dari cat pintu angkot.
ketika saya raba paha saya, terasa bengkak. pasti ada bekas lecet dan di sekitarnya bengkak. yah, tipikal kegasruk tapi terlindung kain yang lumayan tebal lah. maaf, lagi-lagi menggunakan istilah bahasa sunda.

akhirnya terjadilah dialog antara saya dan supir angkot.
"terus gimana ini pak"
"maaf mas"
"jadi cuma maaf aja pak"
"iya tadi saya nggak sengaja mas"
"ya liat-liat lah kalau mau buka pintu"
"iya mas perasaan udah liat tadi"
"kalau bapak liat-liat dulu nggak akan kejadian gini pak"
"iya maaf mas"
"saya cape-cape ngedandanin nih motor, pak, diapik-apik. eeh... rusaknya sama orang lain, kesel saya pak"
"iya maaf mas, jadi gimana yah mas"
"ya gimana dong, bapak yang salah buka pintu sembarangan"
"iya maaf mas, maklum udah tua, sedang lapar, belum makan. tadi juga berhenti mau makan"
sampai akhirnya saya meraba paha saya,
"belum lagi ini kaki saya pasti luka, perlu diobatin, pak"
dan tiba-tiba si pak supir meraba paha saya,
"WOY PAK, SAKIT PAK! bapak becanda nih..." saya setengah berteriak, yang pasti intonasinya keras.
si bapak supir tersenyum terpaksa sambil masih menunduk-nunduk
"maksudnya mau diurut mas"
"saya yakin ini luka pak, mau diurut segala. kaya bapak bisa ngurut aja" intonasi saya masih keras.
kemudian si bapak supir merogoh tas selempangnya yang berisi uang setoran.
"ya saya mohon bantuan aja mas"
"pak, saya yang celaka, pak, kok malah bapak yang minta bantuan" intonasi saya sudah normal
"maksudnya mas, saya minta keringanan"
dia kemudian menunjukkan segepok uang receh.
"ini uang limapuluh ribu mas, tadinya saya mau makan, tapi ini buat si mas aja, semoga bisa untuk benerin motor"
"pak, maaf ya pak, saya bukan mau minta uang dari bapak, tapi saya cuma mau ngasih tau aja, ini handle kopling sama handle rem aja masing-masing harganya empat puluh ribu, udah delapan puluh ribu. belum spion, belum lagi..." saya mengabsen satu persatu kerusakan si neng akibat jatuh barusan.
"pak, bapak ngasih segitu juga paling cuma cukup untuk ngobatin luka saya ini pak"
"iya saya mohon keringanannya aja mas, ini uang saya seharian, tadinya mau dipake makan, tapi kalau dikasih ke si mas, ya paling saya sekarang nggak makan, terus nanti malam saya nganjuk ke dunungan, setorannya kurang"
"pak, saya nggak mau minta uang bapak, saya cuma ngasitau, gara-gara bapak nggak ati-ati, saya yang kena. motor saya rusak, saya luka. terus kalau bapak ngasih itu uang ke saya, bapak nggak akan makan, bapak nganjuk ke dunungan, saya juga nggak tega pak"

saya sudah agak tidak peduli dengan kehadiran si bapak disitu. saya sekali lagi mengecek keadaan si neng, dan ketika saya memeriksa lebih teliti, plat nomor, ternyata dudukannya patah. dan spion kanan terputar ke dalam.
kemudian si bapak berbasa-basi tentang harus di las lah, apa lah. saya hanya minta kunci pas untuk memutar kaca spion saja.
ketika si bapak mengambil kunci pas, saya coba menyalakan si neng. alhamdulillah, masih nyala.
ketika si bapaknya datang, saya langsung membetulkan posisi kaca spion.
setelah menyimpan patahan plat nomor polisi di tali jaring, saya nyalakan lagi si neng, lalu berpesan terakhir kepada si bapak,
"lain kali hati-hati pak"

si bapak membalas dengan entah doa semoga banyak rejeki dan bisa menggantikan segala macam kerusakan motornya.
sudahlah, malas saya mendengarnya. saya tancap gas...
sambil mengumpat-ngumpat dalam hati.
apes.

Read more...

jadwal donor darah berikutnya: ulang tahun mama

31 Desember 2010

kemarin, 30 desember, adalah hari ulang tahun saya.
seperti yang sudah pernah saya tulis sebelumnya, saya tidak terlalu into it. tidak ada yang spesial untuk saya. tetapi kalau orang lain ingin menganggap hari ulang tahun adalah hari yang spesial, maka saya akan sangat menghargainya.
seperti kemarin pagi hari sekitar pukul 8, setelah saya selesai mandi, telepon rumah berdering. telepon diangkat oleh salah seorang pegawai saya. ternyata untuk saya.
"dari mas yosi" kata si pegawai. mas yosi adalah kakak ipar saya.
"halo" kata saya kepada mas yosi.
lalu bergantianlah mas yosi, abi (keponakan saya) mbak, dan papa memberi selamat ulang tahun, doa dan harapannya. kecuali abi, tentunya. dia hanya mengucapkan "selamat ulang tahun om". ah, lucunya. hehehe.
setelah itu giliran mama (tidak lewat telepon, tentunya, karena mama ada di rumah)
lalu siangnya, ada pesan via ym dari putri kinasih a.k.a. poets, satu-satunya bukan-keluarga yang mengucapkan selamat. terimakasih poets!

sebenarnya yang akan saya ceritakan adalah sehari sebelumnya. pada tanggal 29 desember, saya melakukan "hobi" yang biasa dilakukan sekitar 3 bulan sekali: donor darah.
ya, saya rutin mendonorkan darah. biasanya bersama teman-teman yang berhobi sama dan sudah waktunya mendonorkan darah. tapi kemarin, saya sedang ingin donor sendiri. jadi saya datang ke pmi cabang kota bandung, jalan aceh, sendirian saja.
pertama-tama saya mengisi formulir, mendaftarkan formulir dan melampirkan kartu donor, lalu menunggu dipanggil di ruang tunggu. dipanggil untuk apa? dipanggil oleh siapa? oleh dokter. untuk diperiksa. siapa dokternya? diperiksa apa? diperiksa tekanan darah. dokternya nggak tau siapa.
aaargh... banyak tanya! lanjut...
tekanan darah saya 125/80 kalau tidak salah. pokoknya lolos. kemudian cek hemoglobin dan golongan darah. golongan darah saya masih ab, dan hemoglobin... ah, lupa. pokoknya lolos juga.
setelah itu cuci tangan sampai sikut, dan... jos! saya mendonorkan darah saya sekali lagi.

setelah selesai donor, jarum dicabut, luka bekas tusukan diplester, lalu masuk ke ruang istirahat setelah donor. ruang ini seperti ruang makan, ada sebuah televisi, dua buah dispenser, tiga buah meja besar, masing-masing dikelilingi sekitar enam buah kursi. disini kartu donor dikembalikan beserta "bonus" mie instan seduh... apalah itu namanya, juga telur rebus. di meja makan ada garam dan merica, serta setoples besar kue. kadang kue marie, kadang wafer. menu kemarin: marie.

sambil makan telur rebus dicocol garam dan merica, saya melihat kartu donor saya. sudah distempel tanggal hari itu, 29 desember 2010, dan ada selembar kertas kecil yang isinya kapan paling cepat saya bisa kembali mendonorkan darah saya. tertulis di situ, 20 maret 2011.
menarik. ulang tahun mama adalah tanggal 21 maret. berarti kalau saya mendonorkan darah tepat pada hari ulang tahun saya, 30 desember, saya boleh kembali lagi mendonorkan darah tepat pada hari ulang tahun mama, 21 desember. nais!

sekali lagi, saya tidak terlalu into ulang tahun things, tapi sepertinya jadwal donor darah berikutnya adalah ulang tahun mama.

Read more...

hutang tulisan

13 November 2010

saya pernah diminta untuk menjelaskan mengapa lagu "i will - the beatles" jadi soundtrack saya... kami, pada saat itu. sekarang sudah tidak ada kami lagi, tapi janji adalah hutang, maka baru sekarang saya bisa bayar hutang itu. semoga hutang-hutang lainnya bisa segera dilunaskan sesegera mungkin.
kalau ditulis dalam bahasa inggris, pasti tulisan ini akan menggunakan past dan past perfect tense. haha!

oke, mari kita mulai...

who knows how long i've loved you
you know i love you still
sudah pernah dibahas pada tulisan saya sebelumnya bahwa dia adalah cinta monyet saya dulu, dan pada saat itu (nah, disinilah dibutuhkan penggunaan past tense dan past perfect tense. dulu: past perfect - jaman saya s.d; pada saat itu: past tense - beberapa waktu yang lalu) saya jatuh cinta padanya.
lupakan waktu diantara keduanya. biar gaya.

will i wait a lonely lifetime
if you want me to, i will
disinilah gaya nya. seolah-olah diantara "dulu" dan "pada saat itu" saya kesepian demi menunggu dirinya. haha!

for if i ever saw you
i didn't catch your name
nah ini yang lucu... saya punya ganjelan dari dulu sampe pada saat itu. ganjelannya adalah satu pertanyaan tentang namanya yang "bule" banget. dari dulu saya ingin nanya tapi baru ada kesempatan pada saat itu, dan sekarang saya sudah punya jawabannya. ganjelan hilang.

but it doesn't really matter
i will always feel the same
di bagian ini sedikit mengulang setengah bait pertama dan setengah bait kedua. tentang dulu dan pada saat itu, saya masih tetep mempertanyakan nama dia yang "bule" banget itu.

love you forever and forever
love you with all my heart
love you whenever we're together
love you when we're apart
setengah bait yang awal disini balik lagi ke gaya.
setengah bait yang akhir menceritakan tentang saya yang jaga kandang di bandung dan dia di jakarta.

and when at last i found you
your song will fill the air
dan dia adalah seorang vokalis, punya dua band, yang satu... ah tidak usahlah diceritakan.

sing it loud so i can hear you
make it easy to be near you
for the things you do endear you to me
oh you know i will.. i will..
yaa... begitulah.

mau tidak mau, tulisan ini tetap harus distempel:
#O'LaViu#

Read more...

you has to watching that the video is by your arm... self

30 Agustus 2010

kontes kecantikan miss universe 2010 telah lewat, pemenangnya sudah didapat. kehebohan yang tahun lalu pernah terdengar tentang wawancara puteri indonesia, kini terulang lagi. saya tidak ingin banyak berkomentar, saya hanya ingin berbagi link, siapa tau ada yang belum melihat video ini.

kemudian saya berusaha membuat semacam subtitle atau terjemahan video tersebut, dan berikut terjemahannya:

q: being a woman, what piece of advice would you give to a man?

a: i think dat.. when you downt, the woman can make you up,
ands i think dat.. woman can be said dat.. i have advice for you dat.. arm..
if you way up, you have to be nice, to people.. ex, are.. includee women.
so when you downt, women can be.. *clap* nice with you.

q: what is the best gift you have ever received?

a: the best gift somebody.. ever given to me is..
the oned box but.. er.. the.. character is, is nod a good or beautiful but..
its.. it.. it have a sounds, a beautiful sounds dats makes me.. love a music.
i love a music now, and arm..
now, im a singer, and im study at singer for just, arm, for clasical, and of
course for pop.
that is erm.. makes me know what i want to do,
dat makes me know what i love it *bulp urp*
dat makes me know.. what jobs or what kind a.. activity dat i love it
*clap and smile*

q:what is the worst date you

a: in.. one restaurant, and dat is..
the day is..
dat i know..
she a-he is a playboy
so a-he..
he have a..
tree b-girlfriend.. act-including me..
but before dat,
i know dat.. day have a more than one.. one hundred girlfriend. *giggles*
its very bad, but i know dat is.. but *bulp up*
the good is.. now he always care for me,
care not..
bee a best friend for me, and he always protect me.
dawned.. please qory, dawned like me..
dawned.. dawned.. dawned same like me.
yer.. you.. you are a nice gerr.. you are..
so, he never touch me like er..
you know, like a playboy, but arm..
he always.. he always.. arm..
make me comfortable in.. inside her, and arm..
yeah, its very bad.. bad.. *laugh* bad day.
but arm..
he inspiring me to be a tough woman

q: please make the following sound effects:
-lion
-car starting
-rocket launching
-sheep
-cow
-robot


a: ...


lalu saya bingung bagaimana menerjemahkan jawaban terakhir.. tapi yang bisa saya katakan dalam bahasa inggris,


you has to watching that the video is by your arm... self

Read more...

udah untung bisa tidur...

08 April 2010

beberapa bulan yang lalu, saya berkumpul dan berdiskusi dengan teman-teman dari parkour bandung dan atlas i.t.b. kami membicarakan tentang kerjasama, enkorporasi -atau apalah namanya- kedua pihak tersebut.
yang datang selain saya; ikie, kopral presiden parkour bandung, saska, raka, willy, arbi, didit, dan yovan perwakilan atlas i.t.b. sebenarnya kami menantikan liza mantan ketua atlas i.t.b., tapi berhubung beliau banyak aktivitas, dan ketika itu hujan turun cukup lebat, beliau urung bergabung dengan kami.

tidak usahlah saya ceritakan detail bagaimana alotnya diskusi tersebut, karena saya bukan akan menceritakan jalannya diskusi. tidak perlu juga saya ceritakan makanan yang kami santap, karena saya bukan pengamat kuliner. pun bukan cerita bahwa setelah diskusi saya dan empat orang lagi mendatangi sekretariat i.t.b. fair di gedung campus center i.t.b. yang akan saya kisahkan.

sepulangnya saya dari i.t.b., hujan badai, angin menderu, kilat petir menyambar-nyambar diiringi gemuruh yang membahana, bajir di beberapa lokasi... saya mengantarkan ikie ke sarang kobra di antapani. saya memang kelewat baik hati, bukannya langsung pulang, saya malah berputar jalan dulu di tengah hujan badai... hiperbolis. sebenarnya hanya udara lembap bekas hujan, dan jalan ke sarang kobra tidak terlalu jauh menyimpang dari rute pulang saya. tetapi karena kami mengendarai sepeda motor, bahkan udara lembap bekas hujan terasa seperti gerimis yang amat rapat. saya kenakan ponco agar baju saya tidak basah karena air hujan. kalaupun basah, itu karena keringat saya... pengap!

dini hari pukul satu lebih, saya sampai rumah. sesampainya di depan rumah, saya buka helm, buka ponco, buka sarung tangan, buka sepatu. setelah itu saya rogoh kunci rumah di tas, lalu saya buka kunci pintu rumah... gagal. oh, mungkin saya salah memasukkan kunci. kunci rumah om saya yang tadi dimasukkan. saya coba membuka pintu dengan kunci yang satu lagi... gagal juga.
saya perhatikan gantungan kunci yang saya pegang, saya pilih kunci yang benar-benar kunci rumah saya, saya coba masukkan ke lubang kunci... gagal. yak, resmi, pintu dikunci dari dalam. padahal tadi sekitar pukul sembilan malam saya sudah mengirimkan s.m.s. ke mama-papa bahwa saya akan pulang malam. kunci dilepas dan jangan dipasang selotnya.

pukul setengah dua, udara lembap dan dingin setelah hujan semalaman, saya terjebak di depan rumah sendiri. tidak bisa masuk, dan tidak mungkin tidak masuk, karena paginya asisten akan pulang kampung ke tasik, saya akan mengantarnya ke terminal cicaheum pada pukul lima. tidak mungkin saya numpang tidur di rumah kawan, di sarang kobra, misalnya.
membangunkan orang rumah? tidak tega. mama-papa pasti sudah pulas. asisten yang akan pulang mudik kamarnya agak di belakang, sehingga ketokan dan/atau teriakan saya untuk membagunkan dia sama saja mebangunkan tetangga sebelah dan depan rumah.

pukul dua kurang, saya putuskan untuk tidur di teras rumah saja. tempat tidurnya kursi kayu tanpa alas duduk, pakaian tidurnya celana jeans serta kaus yang telah seharian saya kenakan, selimutnya jaket jeans yang dikancingkan penuh, lengan diturunkan habis dan kerahny dinaikkan. agar kaki tidak menempel langsung dengan tegel, saya jadikan sepatu sebagai alas kaki. dilepas dulu tentunya, karena sepatunya basah.

coba, bayangkan bagaimana kondisi saya saat itu... baru akan tidur pukul dua, tetapi harus berangkat menyetir mobil pukul lima pagi. bukannya waktu tidur tiga jam kurang untuk beristirahat, tetapi kondisi tidurnya itu loh. udara lembap dan pastinya dingin, tempat tidur berupa kursi kayu, pakaian tidur seadanya, dan itu saya tidur di teras! dikelilingi udara terbuka! saya warga sipil yang terbiasa tidur nyenyak, bukan militer yang (harus) bisa tidur dalam kondisi apapun. bahkan para tuna wisma pun tau cara mengakali udara dingin. dengan kardus, kupluk dan sarung tangan -yang kering.

di saat tidur-bangun yang tak normal seperti itu suara sekecil apapun seakan suara nyaring yang bisa membangunkan.
pukul empat, terdengar suara pintu geser dibuka, "seerrr.." itu suara pintu kamar asisten saya, langsung saya mengetuk-ngetuk kaca jendela dan berteriak salam, "tok-tok-tok... assalamualaikum!" agak keras suaranya tak apalah, toh sudah waktunya orang bangun pagi.

pintu dibuka, langsung saya menghambur ke dalam rumah, mencari kehangatan: mencuci tangan, lalu makan tahu goreng sisa semalam, bla-bla-bla.. lalu saya siapkan mobil: mengeluarkan mobil dari garasi, memanaskan mesinnya, bla-bla-bla.. saya antar si asisten ke terminal cicaheum ditemani seorang lagi pegawai saya, pak endang, tukang bordir.

pfiuh...

Read more...

insiden motor vs motor di pagi hari

31 Maret 2010

pagi ini sekitar pukul setengah 8 lebih, pukul 8 kurang... saya tidak tau tepatnya pukul berapa karena saya tidak mengenakan jam tangan. kalaupun saya mengenakan jam tangan, saya tidak akan sempat melihat pergelangan tangan saya karena saya sedang sibuk mengendarai motor dan lain-lain. dan lain-lain di situ bukan yang dikendarainya, masak iya saya mengendarakan motor dan bus, atau dan truk. tidak mungkin, karena saya tidak punya sim b. dan lain-lain di situ artinya saya melakukan aktivitas lain selain mengendarai motor, seperti melihat, mendengar, bernafas, mengalirkan darah ke seluruh tubuh secara tidak sadar, berbicara, jantung berdebar lebih kencang, dan melindungi tubuh dan motor dari serangan makhluk ganas bernama manusia di atas motor butut.

jadi begini ceritanya... pagi ini sekitar pukul setengah 8 lebih, pukul 8 kurang... kayak deja vu...
saya mengendarai motor dari arah jalan pahlawan, bandung, ke jalan cisitu baru, bandung. ya, di bandung. di jalan suci, di depan pasar suci, sekitaran pom bensin di seberang jalan pusdai situ. daerah situ kan memang macet, jadi ada bottle neck.dari dua arah masing-masing menyempit dari dua lajur mobil menjadi selajur. seperti biasa juga, motor banyak pengendara motor yang mengambil lajur di luar lajur mobil. sampai dua lajur tuh motor.
saya biasa pepet-pepetan sama kendaraan lain, memang. dan saya biasanya tidak mau dipepet. curang? tidak juga, walaupun saya berpendapat "boleh nyalip, asal jangan saya" tapi kalau orang lain berhasil mepet dan berhasil nyalip saya, ya silakan saja.
kejadian tadi cukup lucu, menurut saya...
saya termasuk pengendara motor yang mengambil lajur di luar lajur mobil, bersebelahan dengan saya, pengendara yang lain, berusaha melewati bottle neck, alias kami pepet-pepetan. tapi posisi saya sudah di depan dia. sesaat kemudian, bukan hanya pepet-pepetan, kami itu-ituan. aduuh, apa ya bahasanya... yang pasti stang kami beradu, sikut kami beradu, tapi kaca spion kami tidak beradu, karena motornya tidak seperti motor saya yang dipasang lengkap kaca spion standar, di kanan-kiri. alias motor dia tidak ada kaca spionnya. beberapa saat saya keukeuh tancap gas, dia juga. padahal jelas-jelas posisi saya ada di depan motor dia, tapi saya biarkanlah orang itu maju, saya injak rem kaki, saya remas rem tangan, saya jejakkan kaki kiri. saya berhenti disitu, melihat pengendara tadi melewati saya. dia pasang muka sangar...

ketika melewati saya, dia bilang dengan intonasi sesangar mukanya, ah... saya lupa apa saja yang dia bilang. yang pasti awas, minggir, semacam itu lah. saya pasang muka ceria. senyum lebar. tapi tidak kelihatan gigi, karena saya bukan model. saya senyum lebar, tidak berkata apa-apa.

setelah melewati saya, dia (terlihat jelas) menunggu saya melewatinya. tadinya saya tidak akan melewatinya, bahkan tidak akan mengambil tempat di sebelahnya, tetapi apa mau dikata, memang ada tempat kosong di sebelahnya, dan sudah sewajarnya saya masuk ke tempat itu. majulah saya ke sebelah kirinya, tepat di sebelah kirinya. pandangan saya lurus ke depan.berusaha tidak melirik dia sedikit pun, berusaha tidak mencari masalah. sumpah, saya tidak mau cari masalah. ini hanya masalah pepet-pepetan sesama pengendara motor. hal yang sangat spele.tapi disitu dia yang (lagi-lagi terlihat jelas) mepet saya dengan sengaja. menyentuhkan stangnya ke stang saya. saya bergeming. badan kurus begitu, tidak ada lah tenaganya bisa menggoyangkan stang motor saya. dia sedikit oleng ke kanan.kembali lagi mepet saya, saya melirik kepadanya, lagi-lagi saya pasang senyum lebar, dan tidak berkata apa-apa.dia yang memulai pembicaraan,

"macem-macem lo"

saya pasang senyum lebar, tidak berkata apa-apa.

"berani sama gua, lo"

saya masih pasang senyum lebar, tidak berkata apa-apa.

"belagu banget sih lo"

ya ampun... ini bandung. gua-lo segala dipake.
saya tetap pasang senyum lebar, tidak berkata apa-apa.

"heh, kalo naek motor tuh ngantri"

sekarang saya tidak bisa pasang senyum lebar, karena kasihan dari tadi dia bicara sendiri.
sekarang giliran saya,

"oh gitu ya mas"

kalau dia bicara dengan bahasa sunda, saya akan sapa dia dengan "a" atau "kang" tapi karena dia pakai "gua" dan "elu" jadi saya gunakan "mas" saja.

dia jawab,

"iya"
kesan yang saya tangkap dari intonasinya mengatakan itu adalah "sialan nih orang kagak bisa diajak nyolot"

mobil di depan jalan, melewati bottle neck. begitu bottle neck beres, dia sudah berada di depan saya, dan sekali lagi (ini benar-benar terlihat jelas) dia memperlambat laju motornya demi mencari saya. dia melirik kanan-kiri. saya lewati dia dari sebelah kanannya. tidak ngebut. biasa saja.
terlihat dari kaca spion, dia mengikuti dari belakang. dia sundul motor saya, ban motor dia kena ban motor saya. kalau ada sound effectnya, suaranya bukan "dhuak" atau "beletak" atau "gedubrak" boro-boro. suaranya begini, "dep."
ah... cemen.
saya lihat kaca spion, dia masih ada di belakang saya. berjalan sedikit, lalu saya injak rem kaki, saya remas rem tangan, kencang-kencang. kali ini tidak usahlah kita bahas sound effectnya, karena dia belum sempat saya berpikir, dia mepet saya dari sebelah kanan, masih dengan tampang sangar, dia berkata,

"heh"

belum selesai dia bicara, saya potong dengan intonasi yang ramah, pembicaraan yang ramah, dan muka yang ramah,

"mau kemana mas?"
tetap pasang senyum lebar setelahnya.

"mau berantem, berantem yu"

kalau teman saya yang bicara demikian, kemungkinan besar saya akan menjawab, "enggak ah, takut menang"
tapi karena beda kasus, beda orang, beda situasi dan kondisi, saya menjawab,

"aah... jangan mas"
selalu pasang senyum lebar.

"takut lu sama gua?"

engga, mas, saya takut sama Alloh, bukan sama situ, tapi saya menghindari perkelahian di jalan. mending kalau saya selebritis, pasti masuk infotainment tuh seminggu. tapi siapa saya, apa gunanya meladeni tantangan perkelahian di jalan.
saya jawab,

"iya mas, badan saya gendut gini mana mungkin bisa berantem"
hehehe...

dia mepet saya, lalu meraih kunci motor saya, diputarnya, matilah motor saya. limbung saya karena mendadak kehilangan kecepatan. tidak sampai berhenti, saya langsung menghidupkan kembali
 motor saya. saya berniat mengacungkan jempol padanya, tapi entahlah apa yang akhirnya saya acungkan.
dia melirik saya, juga mengacungkan tangannya, entah pertanda apa. peduli amat.

pengendara motor itu mengenakan jaket kulit hitam dan helm half-face. itu saja yang saya perhatikan. sepertinya dia belum bercukur seminggu, artinya saya masih lebih rapi dari dia, karena terakhir saya bercukur adalah dua hari yang lalu. motor yang dia kendarai adalah motor bebek yang sudah tua, yang pasti lebih tua dari motor saya, saya yakin itu.
seharusnya saya mencatat nomor polisinya, namun apa mau dikata, kata mau diapa. semoga cerita ini tidak dianggap fiktif belaka, karena cerita ini sebenar-benarnya terjadi tadi pagi, sekitar pukul setengah 8 lebih, pukul 8 kurang... kayak deja vu.

Read more...

berebutan p.c. dan koneksi yang buruk

22 Februari 2010

berapa minggu ini saya kerepotan dengan keberadaan papa -ayah saya- yang mulai melek internet dan... hmm... keberadaannya di bandung. hehehe... papa pulang ke bandung karena proyekan di jakarta telah selesai. berhubung di rumah saya hanya ada sebuah p.c. dan anggota rumah ini tidak ada yang memiliki laptop, terjadilah rebutan penggunaan p.c. dan koneksi internet antara saya dan papa.
saya yang cukup rajin mengakses facebook, plurk, forum pkid, dan posting di sini rutin minimal sebulan dua kali, agak terganggu oleh papa yang sekarang rajin juga duduk di depan p.c.,
"buka detik" katanya.

hari kamis kemarin papa dan mama ke tulungagung, setelah berapa tahun tidak mudik. jadilah beberapa hari ini saya penjajagan lagi dengan p.c. di rumah dan koneksi internetnya. walaupun kecepatan koneksinya bisa dibilang buruk, lalu sempat sangat sulit mengakses email dan blog, tapi akhirnya saya bisa mengetik bahan-bahan posting. dan ternyata saya berhasil mengetik 8 buah draft! lumayan lah. sekarang sudah ada draft-nya. tinggal finishing touch saja. hehehe...

Read more...

pesawat telepon butik

27 Desember 2009

pesawat telepon di butik beberapa hari yang lalu ngadat. suara lawan bicara sering kali tidak terdengar. sering kali, artinya terkadang itu pesawat telepon insaf dan berfungsi sebagaimana harusnya.
saya pikir, dari pada menyulitkan, lebih baik diservis saja. tapi selama penyervisan, butik pakai telepon apa? masa iya, tidak usah bertelepon dulu?
ya sudah, saya putuskan untuk mencari pesawat telepon. bukan, mencari di sini bukan seperti mencari barang yang hilang, tetapi lebih ke arah survey. agar jelas nantinya, pesawat telepon seperti apa yang akan saya ambil. ya, ambil, serupa mencuri saja. saya ambil pesawat telepon dari penjualnya, tapi karena penjualnya lebih dulu mengambil uang saya, jadi kami seolah-olah saling mencuri. jadi sudah, tidaklah usah kita perpanjang masalah ini.

jadi pesawat telepon seperti apa yang saya cari? yang bentuk telepon genggam batangan, atau yang berkabel model telepon rumah? seperti itu saya tanyakan ke pegawai saya, yang nantinya akan sering menggunakannya.
yang seperti telepon rumah saja. kata mereka.
oke, berarti yang harus saya cari adalah telepon cdma yang berkabel, semodel telepon rumah.
selain itu, pikir saya, mungkin lebih baik lagi kalau saya pakai pesawat telepon yang direkomendasikan operator selular yg digunakan. butik menggunakan flexi, sehingga saya mencari itu yang namanya flexi center. eh, maksud saya flexi centre. ah, british banget sih.

datanglah saya ke flexi centre -bukan flexi center- b.e.c. disana bertemu aa ganteng dan teteh cantik penjaga konternya. berbincang-bincang saya dengan mereka. saya akhirnya tau, barang yang saya cari itu istilahnya adalah flexi home.
tapi ternyata flexi home yang dijual adalah barang injek. jadi tidak bisa pasang kartu ruim, padahal butik kan sudah punya nomor, tinggal beli pesawat teleponnya saja. kemudian saya ditawarkan tiga barang. yang pertama dan satu-satunya yang saya perhatikan adalah pesawat telepon bermerk motorola. garansi resmi motorola selama setahun. dua lagi harganya sedikit lebih murah, merknya kurang familiar di mata dan telinga saya, garansinya enam dan tiga bulan.

pilihan langsung jatuh ke motorola. tetapi saya penasaran. siapatau di toko lain ada yang menjual barang serupa dengan harga yang lebih menggoda.
saya coba ke dua toko yang menurut kabar paling murah di b.e.c.. ternyata tidak ada dijual barang serupa di kedua toko itu.
masih penasaran, saya cari toko motorola. khusus motorola. bertanyalah saya pada pak satpam. pak, motorola dimana ya? saya mau beli telepon motorola.
berjawablah pak satpam pada saya, oh di sini kalau mau beli motorola nggak ada. tapi di atas ada servis centernya, melayani penjualan juga. siapa tau bisa.
berbingunglah saya mendengar jawaban pak satpam. tapi yang pasti, di lantai atas ada servis center motorola.
bertanyalah lagi saya pada pak satpam, di sebelah mana ya pak?
berjawablah lagi pak satpam pada saya, di atas, di food court, dekat soleria.
berbingunglah lagi saya mendengar jawaban pak satpam. ah, yang pasti tempatnya di atas, di area foodcourt, soleria itu sepertinya maksudnya solaria.
kemudian berjalanlah saya ke atas.

ternyata di toko motorolanya pun tidak ada pesawat telepon yang dimaksud. haha! ya sudahlah, saya beli di flexi centre saja. toh ada garansi resmi motorola setahun. harganya? tidak masalah. mau cari yang lebih murah? sudah usaha, tapi tidak berhasil.

saya kembali k flexi centre. saya tunjuk barangnya. setelah periksa kelengkapan, tes sinyal dan stempel kartu garansi, lalu... bungkus!

Read more...

disangka jambret

17 Desember 2009

beberapa malam yang lalu, tepatnya pada tanggal 7 desember...
setelah menutup butik, saya menuju toko olahraga di jl. aceh yang katanya sedang ada diskon. niatnya sih akan membeli kaos kaki. tapi ternyata diskonnya tidak all items. dan kaos kaki tidak termasuk barang yang didiskon. jadinya saya tidak jadi membeli kaos kaki, dan langsung pulang saja.

pulangnya saya mengambil jalur kembali lewat jl. aceh, kemudian belok ke kanan ke jl. l.l.r.e martadinata d/h jl. riau di taman pramuka, belok kiri ke jl. anggrek, belok kanan ke jl. bengawan, mentok lalu belok kiri ke jl. a.yani, belok kanan di cicaheum ke...
ah. bukan jalur pulang yang akan saya bahas. bagaimana sih kalian ini. ayo, kita kembali ke jalan yang lurus dan benar...

ketika saya belok dari jl. l.l.r.e. martadinata ke jl. anggrek, di depan saya ada juga sepeda motor. yang mengendarainya dua orang, berboncengan. lelaki di depan, perempuan di belakang.
begitu belok, si perempuan dengan sigap mengamankan tas tentengnya. dipegang lebih erat, ditarik lebih mendekati badan. dan lucunya, kepalanya tidak berhenti-berhenti menengok dengan pandangan curiga ke motor di belakangnya. ya, ke arah saya.

hahaha... saya disangka jambret.

Read more...

sakadang printer

26 November 2009

printer di rumah saya, pixma ip1700 rusak. keluhannya sederhana: kalau mencetak, kertasnya keluar miring, dan tinta hitamnya bergaris2.
saya lebih ingin si printer ini dibawa ke tempat servis printer yang umum saja. biasanya di tempat yang bisa membuat infusan printer bisa juga tuh, servis printer.
tapi... datang ke situ, hanya disuruh ganti cartridge warna. ha!? tapi saya ganti saja lah. ternyata keluhan tetap ada. datang ke sana, katanya tidak ada masalah, hanya disarankan untuk mencek settingan printer di komputer saja.

keluhan masih sama saja. saya menyerah. ahirnya si printer dibawa ke servis center. setelah menginap beberapa hari, saya coba menelepon servis center. katanya begini: logic board rp. 398.000,- cartridge hitam rp. 110.000,- biaya servis rp. 66.000,- sedangkan untuk pembatalan, dikenakan biaya rp. 33.000,-
saya pikir-pikir dulu, timbang-timbang dulu, cari tau dulu harga pasaran printer baru.
ahirnya mencapai satu kesimpulan: batalkan servis, jual si printer, beli printer baru.

datanglah saya ke servis center.
ketika akan dibawa pulang, teteh dari servis centernya menawarkan untuk tukar tambah si printer dengan printer pixma ip 1980. tambahnya hanya rp. 390.000,- saja. tetapi inden. barangnya ada paling lambat seminggu setelahnya.
saya pikir-pikir lagi, saya timbang-timbang lagi.
servis akan menghabiskan hampir rp. 500.000,- kalau dibatalkan lalu dijual, belum tau juga si printer laku berapa duit, tetapi tukar tambah tidak sampai rp. 400.000,-
ahirnya mencapai satu kesimpulan yang baru: "ya udah teh, tuker tambah saja lah" saya bilang. pastinya.

esok harinya saya ditelepon, dari servis center. katanya printer baru pixma ip1980 sudah ada. ah, padahal katanya seminggu... tapi ya sudah, bagus lah.

datanglah saya ke servis center.
tapi sebelum itu, saya ke butik dulu, mengawasi tukang servis rolling door. sekalian sajalah mengurus keuangan butik ke bank di dkt butik (ambil uang untuk bayar servis rolling door di a.t.m, setor uang masuk dan ambil uang dengan pecahan rp. 10.000,- dan rp. 5.000,- ke teller)
setelah kembali di butik lagi, tepat saat akan berangkat ke servis center printer... baru ingat. doh. knp td ga sekalian ambil uang d atm!? bodoh.

malas saya kembali lagi ke a.t.m., jadi nanti sajalah saya cari di sepanjang perjalanan menuju ke servis senter printer.
servis senternya di jalan lengkong besar. a.t.m. terdekat dr situ -yang terlintas di otak- adalah di jalan burangrang. saya ambillah uang dsana.

datanglah saya ke servis center.
JEDANG!! ternyata ada a.t.m. tepat di gedung sebelah servis senter! bodoh.
masuklah saya ke servis senter. saya tunjukkan selembar entah apa itu namanya, semacam tanda terima printer yang tadinya akan diservis. bayar uang tambah. cek-cek kelengkapan: printer, kartridge, kabel u.s.b., kabel power, buku manual dan c.d. driver, juga kartu garansi.
lengkap.
bungkus!

Read more...

kawan lama

21 November 2009

dulu waktu s.d., saya pindah sekolah dari s.d.n. bina harapan 1 di dekat rumah ke s.d. priangan. saya lupa kenapa saya pindah, mama dan papa yang menimbang-nimbang itu semua.
saya pindah pada saat kelas 4. mungkin ketika itu kemampuan saya berbasa-basi dan beramah-tamah belum sebaik sekarang, sehingga saya merasa tidak punya cukup banyak teman. belum lagi, saya pindah bukan dari awal tahun ajaran, tapi di pertengahan. aneh? entahlah, saja juga tidak begitu paham.

naik ke kelas 5, wali kelasnya ialah ibu tyas. beliau mengatur tempat duduk sehingga saya punya beberapa orang teman sebangku. ada seorang yang cukup spesial. sebut saja namanya mawar, bukan nama sebenarnya. kami akrab. pasti lah, namanya juga teman sebangku.
yang paling saya ingat adalah, kami saling mengisi biodata (ah, masa2 itu...) pada buku semacam buku diary. dan... tau tidak? (ah, pasti tidak tau, karena belum saya beri tau) buku itu masih ada sampai sekarang! hehehe...
nah, mengapa tadi saya bilang "cukup spesial" adalah karena mawar ini ialah cinta monyet saya!
ha! dasar monyet, kecil-kecil sudah cinta-cintaan.

naik ke kelas 6, kami tidak lagi sebangku, kami beda kelas. saya kelas c, mawar kelas a.
setelah lulus s.d., s.m.p. pun kami tidak sekelas. jangankan sekelas, sekolahnya pun berbeda.
kemudian di s.m.a. kami bertemu lagi. kami sama-sama sekolah di s.m.a. 5. tapi sayang sekali, ketika itu kami tidak pernah sekelas. pergaulan kami juga berbeda. kami bergabung dengan kegiatan ekstra kurikuler yang berbeda.
sekali saja kami "bertemu" yaitu di akhir-akhir masa sekolah, kami sama-sama sering menghabiskan waktu di pengky. itu, satu sudut di taman p.l.n., taman d depan sekolah kami. sudut di pertigaan antara jalan belitung dan jalan bali.
namun tetap saja -entah mengapa- saya merasa tidak bisa terlalu akrab. sedikit sungkan.

sekarang, bertahun-tahun setelah kejadian isi-mengisi buku semacam buku diary, kami bertemu lagi. melalu dunia maya: chatting di y.m., lalu kontak melalui jejaring sosial facebook, berlanjut saling kirim s.m.s, bertelefon, dan seterusnya dan seterusnya. hingga sampai saat ini.. kami akrab kembali.

mawar sekarang bekerja di jakarta, dan saya masih menjaga kandang, di bandung saja.
memang hebat ya, itu teknologi yang berkembang di dunia maya sekarang ini. bisa mendekatkan yang jauh, dan (semoga tidak) menjauhkan yang dekat.
yang menurut saya cukup menarik adalah, ketika s.m.a., kami dekat secara fisik, namun tidak bisa seakrab semasa di s.d. dulu. sedangkan sekarang, secara fisik kami jauh, tapi bisa lebih dekat dari pada waktu s.d. dulu.
ah... ada-ada saja.

yang pasti, terima kasih untuk winna, yang katanya sih, karena dia pindah ke bogor, saya ada jatah bangku di s.d. priangan.


#O'LaViu#

Read more...

butik kecolongan

15 Oktober 2009

salah satu kesibukan saya sekarang adalah mengelola butik milik ibu saya. namanya butik batik pranandari. showroomnya di gedung perhutani, jl. laswi no.1, bandung. yaa... usaha kecil-kecilan lah. yang penting operasional terbayar, dan ada sisanya sedikit-duadikit.

beberapa hari yang lalu, butik kecolongan. 4 potong baju hilang.
menurut citra, pegawai yang pada waktu itu giliran jaga, begini kira-kira kronologisnya :
waktunya adalah setelah magrib, sekitar jam 18.30.
masuklah k butik, 3 orang pengunjung :
seorang bapak-bapak, seorang ibu-ibu, seorang lagi teteh-teteh.
kemudian si ibu dan si teteh rusuh memilih baju ini-itu.
si teteh minta dibantu mencoba kebaya di dalam ruang ganti. setelah selesai membantu si teteh, citra menyadari bahwa si bapak sudah tidak ada.
setelah 3 orang pengunjung itu keluar, yaitu sekitar 20 menit setelah kedatangan mereka, citra menyadari kemeja sutra hilang. tinggal plastiknya saja.
berdasar pada kecurigaan, semua gantungan dicek oleh citra. ternyata ada 3 baju lain yang juga hilang.

sekarang, 4 potong baju yang hilang sudah dipastikan :
kemeja sutra tangan panjang, baju doby kelelawar, kebaya rawsilk bordir emas, baju dupion cokelat.
Total harga : rp. 2.075.000,-
hanya bisa mengatakan, berharap, berdoa..

semoga bermanfaat
bermanfaat bagi yang menghilangkannya, bagi saya, bagi butik..
amin.

sekarang saya sedang berusaha survey pengamanan butik.. apakah itu dengan price tag yang ber-alarm... atau dengan cctv... belum ditentukan. masih survey.

kesalahan fatal : butik dijaga hanya oleh satu orang.

Read more...

bahasa kesantunan

27 September 2009

saya tinggal di kota bandung sejak kecil, sehingga sangat familiar dengan bahasa daerahnya, bahasa sunda. beberapa tahun terakhir saya terbiasa menggunakan bahasa sunda sebagai default.

tetangga saya banyak yang berasal dari jawa, bersuku jawa, dan menggunakan bahasa jawa sebagai default. salah satunya adalah bu parto. ibu yang satu ini usianya lebih tua dari mama. jadi mama menganggap beliau semacam kakaknya, dengan demikian saya harus menganggap beliau semacam budhe saya.

komunikasi kami menarik. bahasa yang digunakan, saya memberinya nama, adalah bahasa kesantunan. dalam bahasa kesantunan ini, "punten" dan "nuhun" dibalas "monggo".
ini adalah bahasa campur. bebas tapi sopan. yang penting sama-sama mengerti. seperti yang telah saya tulis tadi... menarik.

Read more...

merknya... pisipro.

17 September 2009

komputer saya bermasalah sejak 2 atau 3 bulan yang lalu.
keluhannya banyak : hang di segala macam kesempatan, blue screen, gagal masuk bios, dan tidak bisa diinstall ulang!
oke, mari kita tinggalkan detailnya, karena bukan itu yang ingin saya ceritakan.

tindakan yang pernah dilakukan adalah install ulang, tapi gagal. ternyata kipas vga card mati. innalillahi wa ina ilaihi rojiun. vga card dilepas, install ulang berjalan lancar.
setelah beres, saya lalu mencoba on line dengan modem 3g, ada peringatan, entah apa katanya, lupa, dari modem. modem dial-up. modem dial-up dilepas, on line lancar.
hanya beberapa hari saja on line lancar, kemudian hang-hang kembali datang. datang ketika on line dengan modem 3g. datang ketika browser dibuka sekitar 3 tab atau lebih.
ah, entahlah apa lagi ini. Mana lagi itu printer ogah jalan. not responding katanya kalau disuruh mencetak.
ah, bagaimana sih ini... katanya tadi mari tinggalkan detailnya?

akhirnya saya pergi ke bec untuk beli memori ram. yang saya cari adalah ddr2 igb. pc 5300 cukup. toko yang saya datangi sudah direncanakan sejak sebelumnya, rekomendasi dari kobra.
tiba di toko yang dimaksud, terjadilah dialog ini,
saya menanyakan apa ada memori ram dengan spek yang saya cari tadi,
"a, aya ddr2 1gb?"
setelah terjadi dialog antar pegawai toko, kemudian dijawab,
"aya" artinya ada.
hore! saya tanya lagi,
"merknya apa a?"
dijawab,
"pisipro"
bingunglah saya. apakah pisipro yang dimaksud adalah visipro atau p.c.pro? karena keduanya dibaca pisipro oleh orang sunda yang konon kesulitan mengucapkan f dan v. maka saya tanya lagi,
"p.c.pro atau visipro a?"
kali ini dijawab,
"pisipro" sama saja!
akhirnya jurus terakhirnya,
"ya udah a, liat dulu aja barangnya"
kemudian teteh yang ada di belakang meja mencarikan barangnya.

dan ternyata merknya... VISIPRO!

Read more...

mencicil sepeda motor

05 Maret 2009

saya menggunakan sepeda motor sejak maret 2006. itu adalah hasil pemikiran hampir 6 bulan , tepatnya sejak 1 oktober 2005. ketika itu harga bensin naik hingga 87,5% dari rp. 2400 menjadi rp. 4500... ekstrim kan? yang ketika itu saya pikirkan adalah: biaya transport naik setidaknya sama dengan kenaikan harga bensin, pengeluaran lainnya pasti ikut naik, total jendral pengeluaran per bulan pasti membengkak.

setelah dihitung, pengeluaran transportasi dan uang makan bulanan bisa dialokasikan utuk mencicil sepeda motor selama 3 tahun! menggoda sekali bukan? tapi sebagai kompensasinya, saya harus membawa makan siang dari rumah. ya, selama 3 tahun!

tidak perlu sepeda motor impian tipe underbone berkapasitas 150cc, apalagi motor besar yang sering digunakan gangster untuk balapan. yang penting adalah fungsi sepeda motor sebagai alat transportasi bisa terpenuhi. yang dipilih adalah mesin kecil berkapasitas 100cc, ringan, walaupun hanya motor dalam kota, tak apa.

bulan maret ini adalah bulan terakhir saya harus mencicil sepeda motor. tidak lupa harus membayar pajak motor. yang pasti... mulai bulan depan, bpkb sudah ada di tangan saya. seharusnya.

Read more...

kotak berteriak

rating-rating ratinglah

cari-cari carilah

amazone produck previews

  © Free Blogger Templates Nightingale by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP