kecelakaan seorang teman

20 September 2008

saya punya teman sepermainan sejak kecil. sampai kelas enam, kami sekolah di sd yang sama. sdn bina harapan 1, lalu pindah ke sd priangan. ketika masuk smp, kita pisah. dia masuk smp taruna bakti. sma pun kita beda, dia masuk sma 23. tapi kita tidak putus kontak. walaupun tidak secara langsung bertemu, saya tetap mengetahui kabar-kabar terbarunya dari mamah, ibu saya. ya, keluarga kita lumayan akrab. jelas lah, tetangga dari kecil.

namanya adhitya krishna putra, dipanggil adi. maaf di, kalau salah eja. kabar terbaru yang saya terima darinya adalah kabar duka. adi kecelakaan tadi malam. dia naik motor bersama pacarnya, gina. adi akan mengantarkan gina ke rumahnya di banjaran -kalau tidak salah. kejadiannya sekitar jam delapan malam. mereka sudah di bale endah, ketika ada angkot dari arah berlawanan, menyalip angkot di depannya. adi berusaha merapatkan motornya ke sebelah kiri. sayangnya sebelah kirinya sudah mentok trotoar. akhirnya terjadilah tabrakan itu. setelah tertabrak angkot, adi terpelanting lalu badannya menghantam trotoar, paha terlebih dulu. gina, hampir sama parahnya dengan adi, jatuh ke samping.

saya tidak begitu paham bagaimana kelanjutannya. yang saya dengar, gina langsung menelepon keluarganya. si supir angkot yang cukup bertanggung jawab membantu mengantar ke rumah sakit terdekat. dari sana keluarga gina baru kontak ke rumah adi. lalu katanya majikan si supir angkot yang cukup bertanggung jawab tadi adalah seorang polisi, sehingga entah bagaimana ceritanya, bisa membuat pihak keluarga memilih jalan damai. kembali lagi ke adi dan gina, efeknya sangat parah. gina, yang jatuhnya tidak separah adi, luka-luka dan katanya dijahit sampai duapuluh lima jahitan. adi, patah tulang di sekitar bahu kanannya -entah tulang apa namanya- karena ditabrak angkot. kemudian paha kanannya juga patah karena menghantam trotoar setelah terpelanting. yang ini agak mengerikan, ibunya menggambarkan dengan "pahanya remuk" walaupun sebenarnya tidak separah itu. pahanya patah di dua tempat.

sekarang adi dirawat di bengkel tulang mande, di ujung berung. bengkel sudah membuatkan ranjang khusus seukuran badannya agar bisa istirahat tidak bergerak. oya, adi tidak boleh bergerak selama sebulan, katanya. uuh... kalau melihat keadaannya, saya langsung membayangkan seperti apa kejadiannya. ditabrak angkot hingga terpelanting, kemudian menghantam trotoar. pacarnya juga ikut jadi korban. motor yang baru beli beberapa bulan entah seperti apa bentuknya sekarang. hii... merinding. saya hanya bisa mendoakan, dan menawarkan bantuan sebisa-bisa saya. posting ini juga sebagai informasi untuk teman-teman kami di sd priangan, atau temannya adi, atau temannya gina. mari kita sama-sama doakan mereka...

3 komen:

Anonim 22 September 2008 pukul 22.00  

Ni, sebagai temen yang deket di dunia kedokteran... saran gw adalah cepet saranin dia ke dokter tulang.. kalo bener patah tulang di 2 tempat, tanpa perawatan medis yg bener ampir mustahil bisa sembuh bener... malah bisa resiko infeksi yang bisa nyebabin kakinya bisa ilang beneran!! Biayanya akhirnya sama mahalnya dengan di rawat di rumah sakit... Bengkel tulang juga mahal tau...

neneng ceriwis 29 September 2008 pukul 11.41  

walah, ieu mah babaturan smp saya atuh... Adhitya Krisna Putra pan? Rasanya mah sekelas waktu kelas 1. Ke dokter aja bo, serem kalau kenapa-kenapa...

Anonim 6 Oktober 2008 pukul 13.21  

Astaghfirullah...semoga Adhit cepet sembuh ya..........:(
-novi-

kotak berteriak

rating-rating ratinglah

cari-cari carilah

amazone produck previews

  © Free Blogger Templates Nightingale by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP